Jurnal Refleksi - Minggu 11 Calon Guru Penggerak
Dalam melakukan refleksi minggu ke-11 kali ini menggunakan
model refleksi DEAL (Description, Examination, dan
Articulation of Learning).
Descriptions
Mendeskripsikan pengalaman yang dialami dengan
menceritakan unsur 5W1H (apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, bagaimana)
Pada minggu kesebelas ini, saya belajar tentang Pembelajaran
Berdiferensiasi melalui video conference dengan instruktur, yaitu ibu Diah S.
Rajasa. Vicon yang telah diselenggarakan sangat membantu saya dalam memahami
materi tentang pembelajaran berdiferensiasi . Setelah mendalami materi tentang
Pembelajaran Berdiferensiasi, saya memperoleh kesempatan melakukan koneksi
antar materi dan aksi nyata. Dalam melakukan koneksi materi, saya bekerja
secara mandiri untuk mengkoneksikan materi yang telah dipelajari dan hubungannya
dengan pemikiran atau filosofi Ki Hadjar Dewantara. Sedangkan saat aksi nyata, saya
berkolaborasi dengan sesama CGP dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
(RPP) Berdiferensiasi.
Calon Guru Penggerak melakukan sintesis antar materi untuk
menemukan keterkaitan dari materi Pembelajaran Berdiferensiasi dengan materi
yang telah dipelajari sebelumnya. Sementara pada bagian Aksi Nyata, CGP
membutuhkan upaya ekstra keras untuk bisa menyusun RPP Berdiferensiasi yang
akan dilaksanakan dalam pembelajaran.
Setelah modul 2.1 selesai kami pelajari, pada hari terakhir
kami mulai menginjak ke modul 2.2 Pembelajaran Sosial Emosional, Mulai dari
Diri. Stimulus dilakukan dengan memberikan berbagai pertanyaan pemantik untuk
kami sebagai pemanasan menuju materi lebih lanjut.
| Video Conference dengan Instruktur |
Examination
Menganalisis pengalaman tersebut dengan membandingkannya
terhadap tujuan/rencana yang telah dibuat sebelumnya.
Saya tidak mengalami kesulitan dalam menyusun keterkaitan
antar materi yang telah dipelajari. Hal ini karena dalam proses pembelajaran
daring, saya telah menentukan pokok-pokok materi yang dipelajari dalam
setiap modul. Hal ini sebagai hasil belajar dari pengalaman sebelumnya saat
masih awal mengikuti program ini. Sementara dalam pelaksanaan Aksi Nyata, saya
berusaha memadukan RPP yang sudah ada dengan menambahkan diferensiasi. Namun,
ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Meskipun pada dasarnya sama dengan
penyusunan RPP seperti biasa, tetapi kendala tetap ada. Pengalaman menulis RPP
sebelumnya hanyalah dasar. Pengembangannya membutuhkan waktu lebih untuk
mempelajari lebih lanjut. Kendala terutama dalam melakukan pemetaan kebutuhan
peserta didik. Pada sesi latihan ini, RPP berdiferensiasi yang disusun
masih menampakkan masalah yang dihadapi murid terutama alokasi waktu dan
manajemen kelas yang efektif.
Articulation of Learning
Menjelaskan hal yang dipelajari dan rencana untuk
perbaikan di masa mendatang.
| Pembelajaran Berdiferensiasi |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar