Selasa, 29 Maret 2022

 Jurnal Refleksi minggu ke-14 Modul 2 Guru Penggerak

 Pada jurnal minggu keempat belas kali ini saya menggunakan model 4F (fact, feeling, finding, future). 

Fact (Peristiwa)

Pada Minggu ke-14 ini, kegiatan pembelajaran pada modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosional PSE memasuki tahap akhir. Saya mengikuti kegiatan Elaborasi Pemahaman bersama instruktur, narasumber, dan sesama CGP. Saya juga membuat Koneksi Antar Materi dan rencana Aksi Nyata. Koneksi antar materi yang saya buat berupa infografik yang menggambarkan pemahaman pada PSE dan kaitan antara PSE dan pembelajaran berdiferensiasi. Pada rencana aksi nyata, saya telah membuat RPP yang terintegrasi dengan pembelajaran berdiferensiasi dan PSE. Rencananya, RPP ini akan diterapkan pada pembelajaran di kelas pada minggu ke-4 bulan Maret 2022. Dalam elaborasi pemahaman, saya memperoleh tambahan informasi dan contoh-contoh yang menguatkan pemahaman pada PSE. Ketika membuat koneksi antar materi, saya membaca kembali materi PSE, mencermati video, tugas ruang kolaborasi, dan RPP yang sudah dibuat, sehingga memperoleh gambaran utuh mengenai PSE dan kaitannya dengan pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran Modul 2.3 Coaching dimulai dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang kasus yang ditemui di sekolah, harapan pada diri, pada siswa, serta kegiatan, materi, dan hasil yag diinginkan. Saya menjawab pertanyaan sesuai dengan pemahaman dan pengalaman saya ketika menghadapi siswa.



Feeling (Perasaan)

Penerapan Kompetensi Sosial dan Emosional dalam pembelajaran di kelas merupakan hal baru bagi saya, meskipun untuk saya pribadi, sesekali pernah melakukan teknik STOP untuk meningkatkan kesadaran penuh. Dalam merencanakan aksi nyata di kelas, awalnya saya merasa bingung akan menerapkan KSE yang mana. Untuk menghadapi kebingungan tersebut, saya mengikuti elaborasi pemahaman, membaca beberapa contoh penerapan KSE di kelas, dan berdiskusi dengan rekan CGP. Hal-hal tersebut membuat saya merasa lebih siap, tidak bingung lagi untuk menerapkan KSE di kelas. Saya antusias ketika mengikuti alur pembelajaran di modul PSE, dan bersemangat untuk menerapkan KSE dalam pembelajaran di kelas. Modul 2.3 Coaching merupakan hal menarik bagi saya, dan saya akan mempelajarinya dengan baik, memanfaatkan berbagai media yang ada.



Finding (Pembelajaran)

Pembelajaran minggu ini membuat saya lebih memahami PSE. Pengalaman dari instruktur yang dibagikan kepada CGP membuat saya mendapat inspirasi tentang penerapan KSE di kelas. Saya mendapat inspirasi berupa contoh-contoh yang dapat saya modifikasi dan adaptasi untuk diterapkan. Saya juga mendapat pembelajaran berupa mencoba praktik teknik STOP bersama instruktur selama pembelajaran. Melalui proses pembelajaran ini, saya menyadari bahwa KSE sangat diperlukan oleh guru untuk melakukan berbagai kegiatan dan untuk mengoptimalkan potensi siswa.

Future (Penerapan)

Dengan mempelajari modul PSE, saya dapat mengenali perasaan, mengelola diri, memahami orang lain, membangun komunikasi, dan mengambil keputusan dengan lebih baik. Sehingga, saya akan mampu melaksanakan pembelajaran, kegiatan sekolah, kegiatan di masyarakat, dan di keluarga dengan lebih baik, responsive, dan bertanggung jawab. Saya juga bisa membelajarkan siswa 5 KSE melalui integrasi dalam pembelajaran, membelajarkan secara eksplisit, mengubah kebijakan sekolah, dan mempengaruhi pola pikir siswa. Melalui penerapan KSE, saya yakin siswa akan menjadi orang yang mampu menghadapi masalah, menemukan solusi atas masalahnya, dan menjadi orang yang berkarakter baik.



Demikian Jurnal Refleksi Minggu Ke-14 Calon Guru Penggerak, semoga bermanfaat.

(Tri Budi Astuti, CGP Angkatan 4 Kabupaten Magetan).

Minggu, 27 Maret 2022

JURNAL REFLEKSI MINGGU KE-13

 Jurnal Refleksi - Minggu 13 Modul 2 Guru Penggerak

Jurnal Refleksi Minggu ke 13 kali ini, saya menggunakan model 4F (fact, feeling, finding, future). Model 4F merupakan model refleksi yang dikembangkan oleh Dr. Roger Greenaway. Model refleksi 4F dapat diterjemahkan menjadi 4P, dengan pertanyaan sebagai berikut:

Fact (Peristiwa)

Di minggu tiga belas ini ada beberapa materi yang harus dipelajari dan beberapa aktivitas pembelajaran yang harus dilalui yaitu;

  • Ruang Kolaborasi Pembelajaran Sosial Emosional
  • Unggah Hasil Kolaborasi dengan Sesama CGP
  • Refleksi Terbimbing Pembelajaran Sosial Emosional
  • Demonstrasi Kontekstual Pembelajaran Sosial Emosional

Feeling (Perasaan) 

Saat mempelajari materi baru saya merasa bersyukur termasuk bagian dari perubahan karena saya jadi tahu bagaimana mengenali serta mengendalikan emosi dan kesulitan, bagaimana menyikapi peserta didik dengan memunculkan rasa empati bukan penghukuman. Muncul rasa bahagia tatkala berdiskusi dengan Calon guru penggerak lain terkait materi pembelajaran Sosial emosional karena tercerahkannya pemikiran. Berbagi pengalaman pengimplementasian parktik baik yang mampu mengarahkan peserta didik untuk bahagia dan merdeka. 



Finding (Pembelajaran)

Merubah mindset menambah wawasan dan pengalaman harus berproses dalam menyelesaikan kesulitan, tidak reaktif akan tetapi responsif, berpikir secara matang tidak teburu-buru dan menciptakan suasan tenang dalam berpikir dan bertindak. Setelah mempelajari materi PSE ini saya jadi mengetahui bagaimana untuk mengembalikan focus dan mengintegrasikan pembelajaran social emosional dalam kelas, kegiatan sekolah dan budaya positif. Inspirasi dan motivasi diperoleh dengan berdiskusi dengan calon guru penggerak lain pada sesi diskusi dan pengerjaan PSE itu diterapkan di sekolah. 



Future (Penerapan)

Akan mencoba untuk mengimplementasikan pembelajaran Sosial emosional di kelas dan membagikan praktik baik ini kepada warga sekolah lainnya sehingga perubahan akan lebih cepat dirasakan murid. Perlu diadakannya kolaborasi, membuka ruang pikiran untuk berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman dengan seluruh warga sekolah khususnya guru-guru untuk mengciptakan ekosistem pendidikan yang berpusat pada anak dengan menerapkan pembelajaran social emosional. 

Tri Budi Astuti (CGP Angkatan 4 Kab. Magetan)

Minggu, 06 Maret 2022

Jurnal Refleksi Minggu ke-12

 JURNAL REFLEKSI MINGGU KE-12: MODEL 5R (REPORTING, RESPONDING, RELATING, REASONING, RECONSTRUCTING)

 

Reporting

Pada minggu ini kegiatan yang dilakukan oleh saya dan CGP lain adalah eksplorasi konsep modul 2.2 tentang Pembelajaran Sosial Emosional.

Selasa, 1 Maret 2022: Eksplorasi Konsep Mandiri

Rabu, 2 Maret 2022: Eksplorasi Konsep Forum Diskusi

Jum'at, 4 Maret 2022: Eksplorasi Konsep Forum Diskusi - Asinkron

Sabtu, 5 Maret 2022: Jurnal Refleksi Mingguan

 

Responding

Dalam eksplorasi konsep mandiri CGP membaca dan menjawab pertanyaan yang ada di LMS tentang pemahaman kompetensi sosial dan emosional, yaitu: kesadaran diri, pengelolaan diri, kesadaran sosial, keterampilan berhubungan sosial dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab, serta pemahaman tentang pembelajaran sosial dan emosional berbasis kesadaran penuh menggunakan teknik STOP.

Dalam Eksplorasi Konsep forum diskusi CGP berusaha memahami 5 kasus yang diberikan. Kelima kasus tersebut adalah masalah yang berkaitan tentang kompetensi Pembelajaran Sosial dan Emosional (PSE). 

CGP diminta untuk melihat kelima kasus tersebut secara mendalam, memberikan ulasan sesuai pemahaman yang telah dipelajari pada sesi eksplorasi konsep mandiri.



Relating

Dengan Kompetensi Pembelajaran Sosial dan Emosional ini CGP diharapkan mampu mengatasi sikap dan emosinya dalam setiap situasi yang dihadapinya, terutama yang menimbulkan konflik dan tekanan. 

Situasi tersebut baik yang berhubungan dengan tugasnya di sekolah saat menghadapi siswa dan pekerjaan lainnya, perannya di masyarakat, maupun perannya dalam keluarga. 

Agar CGP mampu memiliki kesadaran diri sebagai individu, kesadaran sebagai mahluk sosial, pengelolaan diri dan emosinya, dan dalam mengambil keputusan yang lebih bertanggung jawab.

Reasoning

Bagi saya Pembelajaran Sosial Emosional ini sangat diperlukan dalam upaya menjadi pribadi seorang guru yang lebih baik. Seorang guru yang mampu memberikan yang terbaik bagi siswanya, memahami keinginan dan kebutuhan siswanya, juga mampu mengenali dan mengelola dirinya.

 

Sebagai seorang guru yang terkadang harus menghadapi tugas yang multitasking, CGP diberikan bekal dan alternatif penyelesaian berupa pembelajaran yang sangat kompleks dalam menghadapi suatu masalah atau konflik.

 

Reconstructing

Saya akan belajar lebih banyak lagi tentang Pembelajaran Sosial dan Emosional (Mindfulness), terutama cara menggunakan teknik STOP. Saya akan menerapkannya dalam proses pembelajaran. 

Akan lebih banyak berkoordinasi dengan warga sekolah dn orang tua siswa. Akan selalu mengadakan refleksi dan evaluasi terhadap proses pembelajaran.

Hubungan Mindfulness dengan Kompetensi Sosial Emosional (Hawkins 2011)

Jurnal Refleksi Minggu ke 11

 Jurnal Refleksi - Minggu 11 Calon Guru Penggerak

Dalam melakukan refleksi minggu ke-11 kali ini menggunakan model refleksi DEAL (Description, Examination, dan Articulation of Learning). 


Descriptions

Mendeskripsikan pengalaman yang dialami dengan menceritakan unsur 5W1H (apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, bagaimana) 

Pada minggu kesebelas ini, saya belajar tentang Pembelajaran Berdiferensiasi melalui video conference dengan instruktur, yaitu ibu Diah S. Rajasa. Vicon yang telah diselenggarakan sangat membantu saya dalam memahami materi tentang pembelajaran berdiferensiasi . Setelah mendalami materi tentang Pembelajaran Berdiferensiasi, saya memperoleh kesempatan melakukan koneksi antar materi dan aksi nyata. Dalam melakukan koneksi materi, saya bekerja secara mandiri untuk mengkoneksikan materi yang telah dipelajari dan hubungannya dengan pemikiran atau filosofi Ki Hadjar Dewantara. Sedangkan saat aksi nyata, saya berkolaborasi dengan sesama CGP dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Berdiferensiasi. 

Calon Guru Penggerak melakukan sintesis antar materi untuk menemukan keterkaitan dari materi Pembelajaran Berdiferensiasi dengan materi yang telah dipelajari sebelumnya. Sementara pada bagian Aksi Nyata, CGP membutuhkan upaya ekstra keras untuk bisa menyusun RPP Berdiferensiasi yang akan dilaksanakan dalam pembelajaran. 

Setelah modul 2.1 selesai kami pelajari, pada hari terakhir kami mulai menginjak ke modul 2.2 Pembelajaran Sosial Emosional, Mulai dari Diri. Stimulus dilakukan dengan memberikan berbagai pertanyaan pemantik untuk kami sebagai pemanasan menuju materi lebih lanjut.

Video Conference dengan Instruktur

Examination

Menganalisis pengalaman tersebut dengan membandingkannya terhadap tujuan/rencana yang telah dibuat sebelumnya.

Saya  tidak mengalami kesulitan dalam menyusun keterkaitan antar materi yang telah dipelajari. Hal ini karena dalam proses pembelajaran daring, saya  telah menentukan pokok-pokok materi yang dipelajari dalam setiap modul. Hal ini sebagai hasil belajar dari pengalaman sebelumnya saat masih awal mengikuti program ini. Sementara dalam pelaksanaan Aksi Nyata, saya berusaha memadukan RPP yang sudah ada dengan menambahkan diferensiasi. Namun, ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Meskipun pada dasarnya sama dengan penyusunan RPP seperti biasa, tetapi kendala tetap ada. Pengalaman menulis RPP sebelumnya hanyalah dasar. Pengembangannya membutuhkan waktu lebih untuk mempelajari lebih lanjut. Kendala terutama dalam melakukan pemetaan kebutuhan peserta didik. Pada sesi latihan ini, RPP berdiferensiasi yang disusun masih  menampakkan masalah yang dihadapi murid terutama alokasi waktu dan manajemen kelas yang efektif.

Articulation of Learning

Menjelaskan hal yang dipelajari dan rencana untuk perbaikan di masa mendatang. 

Memasuki bagian koneksi antar materi dan aksi nyata ada pembelajaran di dalamnya. Terutama bahwa dalam menentukan aspek diferensiasi saya harus menyiapkan terlebih dahulu pemetaan kebutuhan murid. Hal ini akan memudahkan dalam menentukan bentuk diferensiasi yang akan dipilih demi tercapainya tujuan pembelajaran. Ke depannya rencana perbaikan yang akan dilakukan terkait pemilihan aspek diferensiasi yang tepat sesuai kebutuhan dan kemampuan murid.
Pembelajaran Berdiferensiasi

Jurnal Refleksi Minggu ke 24 modul 3.3 Calon Guru Penggerak

Tanpa terasa, perjalanan pendidikan Calon Guru Penggerak sudah pada tahap akhir di modul 3.3.  Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid...