Pada minggu ke 19 ini saya menggunakan model 4F untuk mendeskripsikan pengalaman dan pembelajaran yang telah saya alami.
Fact (Peristiwa)
Kegiatan pembelajaran minggu ini diawali dengan refleksi
terbimbing modul 3.1,yaitu melakukan refleksi berdasarkan kegiatan pembelajaran
yang sudah dilakukan dengan menjawab beberapa pertanyaan pemandu. Pada
demonstrasi kontekstual, CGP diminta membumikan pemahaman mengenai Pengambilan
Keputusan sebagai Pemimpin Pembelajaran di lingkungan tempat kerja. Elaborasi
pemahaman merupakan pembelajaran terakhir minggu ini, bersama instruktur.
Selama pembelajaran berlangsung, saya merasa bersemangat dan
antusias mengikuti setiap sesi. Perasaan semangat muncul karena saya ingin tahu
lebih jauh tentang pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran. Hal ini membuat saya antusias
mengikuti pembelajaran pada tiap sesi. Saya tertarik untuk menganalisis
kasus/situasi yang saya maupun orang lain hadapi berdasarkan 4 paradigma dilema
etika, 3 prinsip penyelesaian dilema, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian
keputusan sehingga keputusan yang diambil tepat. Saya merasa bersyukur karena
telah sampai pada pembelajaran ini.
Pembelajaran yang saya ikuti memberikan banyak pengetahuan,
pemahaman, dan pengalaman dalam
menghadapi situasi yang mengandung dilema etika, kemudian mengambil keputusan
yang tepat. Sebuah keputusan yang tepat
akan menerapkan nilai-nilai kebajikan universal, berdampak jangka panjang, dan
dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, saya juga memperoleh pengalaman
menerapkan 4 paradigma dilema etika, 3 prinsip penyelesaian dilema, dan 9
langkah pengambilan dan pengujian keputusan. Pengalaman ini sangat penting
sebagai pijakan dalam menjalankan kegiatan sebagai guru maupun sebagai anggota masyarakat.
Langkah yang akan saya ambil ke depan dalam menghadapi
situasi/kasus yang mengandung dilema etika adalah menerapkan 4 paradigma dilema
etika, 3 prinsip penyelesaian dilema, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian
keputusan. Dalam penerapannya di kelas dan sekolah, saya akan melibatkan kepala
sekolah, rekan sejawat, dan rekan CGP untuk memberi umpan balik terhadap
pengambilan keputusan yang saya lakukan. Kepala sekolah, rekan sejawat, dan
rekan CGP saya libatkan karena mereka memiliki pengetahuan dan pengalaman
menyelesaikan masalah. Melalui umpan balik yang diberikan, saya dapat
mengetahui seberapa tepat dan efektif pengambilan keputusan yang saya lakukan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar