Rabu, 20 April 2022

3.1.a.6 REFLEKSI TERBIMBING – PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN

 1.       Bagaimana/sejauh mana pemahaman Anda tentang konsep-konsep yang telah Anda pelajari di modul ini, yaitu: dilema etika dan bujukan moral, 4 paradigma pengambilan keputusan, 3 prinsip pengambilan keputusan, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan. Adakah hal-hal yang menurut Anda di luar dugaan?

 

Pada modul 3.1 ini CGP mendapatkan pemahaman tentang Pengambilan Keputusan Sebagai Pemimpin Pembelajaran. Di dalamnya terdapat konsep tentang Dilema Etika dan Bujukan Moral, 4 Paradigma Pengambilan Keputusan, 3 Prinsip Pengambilan Keputusan, dan 9 Langkah Pengambilan dan Pengujian Keputusan.

 

Dilema etika merupakan situasi yang terjadi ketika seseorang harus memilih antara dua pilihan di mana kedua pilihan secara moral benar tetapi bertentangan, sedangkan bujukan moral merupakan situasi yang terjadi ketika seseorang harus membuat keputusan antara benar atau salah. Ketika kita menghadap situasi dilema etika akan ada nilai-nilai kebajikan mendasari yang bertentangan seperti cinta dan kasih sayang, kebenaran, keadilan, kebebasan, persatuan, toleransi, tangung jawab, dan penghargaan akan hidup. Secara umum ada pola, model, atau paradigma yang terjadi pada situasi dilema etika yang bisa dikategorikan sebagai berikut:

1.     Individu lawan masyarakat (individual vs community)

2.     Rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy)

3.     Kebenaran lawan kesetiaan (Truth vs loyalty)

4.     Jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term)

Ada 3 prinsip yang dapat menjadi dasar berpikir ketika berhadapan dengan pilihan-pilihan yang penuh tantangan pada situasi dilema etika, yaitu:

1.     Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking)

2.     Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking)

3.     Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking)

Untuk memandu dalam mengambil keputusan dan menguji keputusan yang akan diambil dalam situasi dilema etika ataupun bujukan moral yang membingungkan, ada 9 langkah yang dapat dilakukan:

1.     Menentukan nilia-nilai yang saling bertentangan.

2.     Menentukan siapa yang terlibat dalam situasi tersebut.

3.     Kumpulkan fakta-fakta yang relevan dalam situasi tersebut.

4.     Pengujian benar atau salah, yang dilakukan dalam beberapa tahap yaitu: Uji legal, Uji Regulasi/Standar Profesi, Uji Intuisi, Uji Publikasi, Uji Panutan/Idola

5.     Pengujian Paradigma Benar lawan Benar

6.     Melakukan Prinsip Resolusi

7.     Investgasi Opsi Trilema

8.     Buat Keputusan

9.     Lihat lagi Keputusan dan Refleksikan

Perlu diingat bahwa 9 langkah pengambilan keputusan ini adalah panduan, bukan sebuah metode yang kaku dalam penerapannya. Pengambilan keputusan ini juga merupakan keterampilan yang harus diasah agar semakin baik. Semakin sering kita berlatih menggunakannya, kita akan semakin termapil dalam pengambilan keputusan. Hal terpenting dalam pengambilan keputusan adalah sikap yang bertanggung jawab dan mendasarkan keputusan pada nilai-nilai kebajikan universal.

 

Sembilan langkah pengambilan keputusan

Hal yang diluar dugaan yang saya dapatkan adalah: ternyata setelah mempelajari bagaimana cara cara pengambilan keputusan dalam modul ini, saya menjadi sadar bahwa ternyata keputusan yang bijaksana tidaklah kaku, tidak hanya berlandaskan pada peraturan semata, melainkan menggali segala fakta yang ada, untuk dicari pemecahan yang adil dan tepat.

 

2.       Sebelum mempelajari modul ini, pernahkah Anda menerapkan pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran dalam situasi moral dilema? Kalau pernah, apa bedanya dengan apa yang Anda pelajari di modul ini?

 

Sebelum mempelajari modul ini, saya juga mengalami beberapa kejadian atau masalah yang dibutuhkan  pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran dalam situasi moral etika. Namun keputusan yang saya ambil ketika itu hanyalah berdasarkan naluri dan intuisi yang saya miliki serta dirasakan pada saat pengambilan keputusan, belum didasarkan kepada 9 langkah pengambilan serta pengujian keputusan seperti yang dipelajari pada modul 3.1 ini. 

Setelah mempelajari modul ini, saya merasa menjadi lebih terarah dan memiliki keterampilan untuk  mengambil sebuah keputusan dalam situasi dilema etika sesuai dengan prinsip pengambilan keputusan serta dengan terlebih dahulu melaksanakan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan.

 

3.       Bagaimana dampak mempelajari materi ini buat Anda, perubahan  apa yang terjadi pada cara Anda dalam mengambil keputusan sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran modul ini?

 

Dampak dari mempelajari modul ini adalah saya mulai paham apa yang harus saya lakukan sebelum mengambil sebuah keputusan dan pertimbangan-pertimbangan apa saja yang perlu dipertimbangkan sebagai dasar pengambilan keputusan.  

Bedanya dengan sebelum mempelajari modul ini adalah dulu keputusan saya buat kadang hanya berdasarkan feeling saya saja, hanya berdasarkan sudut pandang saya saja, emosi kadang malah lebih dominan dalam pengambilan keputusan saya.

Setelah mempelajarinya saya mulai paham apa yang saya lakukan dulu kurang tepat, keputusan perlu diambil dalam kesadaran penuh bukan atas dasar emosi. Dalam pengambilan keputusan juga perlu mempertimbangkan berbagai hal yang akan membantu pemecahan masalah. Keputusan yang dibuat diharapkan mampu diterima menguntungkan  kedua belah pihak nantinya.

 

4.       Seberapa penting mempelajari topik modul ini bagi Anda sebagai seorang individu dan Anda sebagai seorang pemimpin pembelajaran?

 

Mempelajari materi ini sangat penting bagi saya sebagai seorang individu maupun dalam peran saya sebagai pendidik sekaligus pemimpin pembelajaran. Dalam hubungan dengan individu lain pastinya  selalu dihadapkan dengan berbagai konflik yang mengharuskan kita untuk mengambil sebuah keputusan yang cermat dan tepat. Keputusan yang tepat sangat diperlukan demi keberhasilan tujuan di masa yang akan datang.

Melalui modul ini saya mendapat gamabaran yang lebih jelas tentang apa yang harus saya lakukan bila menghadapi sebuah dilema dalam pengambilan keputusan. Sehingga nantinya akan menghasilkan keputusan yang tepat dari hasil pemikiran yang sadar bukan atas dasar emosi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jurnal Refleksi Minggu ke 24 modul 3.3 Calon Guru Penggerak

Tanpa terasa, perjalanan pendidikan Calon Guru Penggerak sudah pada tahap akhir di modul 3.3.  Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid...