Selasa, 08 Februari 2022

 AKSI NYATA MODUL 1 PENDIDIKAN GURU PENGGERAK 

ANGKATAN 4 KAB. MAGETAN

Latar Belakang

Upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah terus dilakukan. Salah satunya adalah melalui Program Pendidikan Guru Penggerak yang diprakarsai oleh pemerintah melalui Kemendikbud. Sebagai salah satu peserta, setelah melalui tahapan pembelajaran di modul 1, saya merasa sangat berbahagia diberikan kesempatan untuk dapat menggali ilmu lebih banyak lagi tentang filosofi pendidikan dan budaya positif di sekolah.

Budaya Positif adalah nilai atau  keyakinan yang sudah menjadi kebiasaan dan pembiasaan di sekolah yang dilaksanakan secara sadar dan sukarela oleh semua warga sekolah dimana budaya positif ini  berpihak pada murid. Tujuannya adalah agar murid dapat berkembang menjadi pribadi yang kritis, penuh hormat dan bertanggung jawab. Salah satu bentuk implementasi dari pembentukan budaya positif di kelas adalah membentuk keyakinan kelas.

Keyakinan kelas adalah hal hal mendasar yang diyakini anak sebagai sesuatu yang harus dipatuhi bersama dan diyakini kebenarannya demi terciptanya suasana yang kondusif. Keyakinan kelas dapat diwujudkan dengan membuat kesepakatan kelas secara bersama sama dan menuangkannya sebagai aturan yang  bersifat tidak memaksa, akan tetapi lebih kepada menggali kesadaran murid tentang konsep baik atau buruk, benar atau salah, sehingga murid tidak akan merasa terbebani dan ketika diterapkan secara terus menerus maka, keyakinan tersebut akan muncul sebagai suatu budaya yang positif.

Pembentukan keyakinan kelas bisa dilakukan oleh murid bersama sama  dengan bimbingan dan arahan guru. Keyakinan kelas bisa dimulai dengan membuat kesepakatan kelas terlebih dahulu kemudian disimpulkan menjadi sebuah keyakinan kelas yang di tulis dan ditempelkan di dinding kelas sebagai bahan pengingat murid. Kesepakatan yang telah dibuat inilah nantinya yang akan dijadikan dasar apabila ada murid yang melakukan tindakan negatif.

Tujuan

Menumbuhkembangkan budaya positif di lingkungan sekolah, khususnya kelas  sebagai langkah awal untuk membentuk karakter murid sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila melalui

  •        pembuatan kesepakatan kelas sebagai  keyakinan kelas
  •        Meningkatkan pembiasaan positif di sekolah

Tolak Ukur

Terwujudnya keyakinan kelas melalui pembuatan kesepakatan kelas yang diikrarkan bersama dan disepakati sebagai sebuah keyakinan yang harus dilaksanakan oleh seluruh warga kelas.

Budaya positif tertanam pada diri murid berdasarkan keyakinan kelas bukan karena takut hukuman atau ingin penghargaan.

Murid melaksanakan pembiasaan positif di sekolah dengan rasa gembira dan penuh kesadaran

Lini Masa Yang Di Butuhkan

Sosialisasi kepada teman sejawat dan orangtua murid tentang filosofi pendidikan dan penerapan budaya positif di sekolah

Mensosialisasikan penerapan budaya positif melalui pembuatan kesepakatan kelas yang nantinya akan menjadi keyakinan kelas

Dokumentasi Kegiatan

A.    Pengimbasan modul 1 tentang filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara dan penerapan budaya positif kepada teman sejawat di sekolah





B.     Sosialisasi kepada wali murid atau orangtua mengenai penerapan budaya positif di sekolah




C.      Pembuatan kesepakatan kelas yang nantinya akan menjadi keyakinan kelas





Kesepakatan kelas ini dibuat dengan bermusyawarah bersama para warga kelas dengan mengedepankan kebersamaan dan saling menghormati pendapat orang lain, setelah kesepakatan dibuat,

Mengembangkan pembiasaan positif di kelas








 

 

Hambatan Yang di Alami dan Solusi

Hambatan yang saya alami ketika melaksanakan aksi nyata modul 1 adalah beberapa murid masih bersikap pasif dan tidak berani untuk mengemukakan pendapat dan kurang berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Hal tersebut terjadi karena mereka masih belum mempunyai rasa percaya diri dan beberapa memiliki tingkat kemampuan di bawah teman-teman yang lain. Di sinilah yang harus saya perbaiki dan saya harus bisa memotivasi mereka untuk berani mengemukakan pendapat dan menggali kelebihan diri masing- masing diri sehigga tidak minder untuk tampil di muka umum

 

Rencana Tindak Lanjut

Untuk memperbaiki kekurangan dalam aksi nyata yang telah dilaksanakan setelah mempelajari modul 1, maka rencana ke depan adalah dengan merefleksi segala kegiatan yang telah dilakukan dan mengevaluasi kegiatan tersebut demi perbaikan selanjutnya. Selain itu saya akan terus berupaya untuk konsisten dalam menjalankan program yang telah dijalankan agar mendapatkan hasil yang maksimal. 

Penulis : Tri Budi Astuti (CGP Angkatan 4 Kabupaten Magetan)

Link tautan : Aksi Nyata Modul 1


1 komentar:

Jurnal Refleksi Minggu ke 24 modul 3.3 Calon Guru Penggerak

Tanpa terasa, perjalanan pendidikan Calon Guru Penggerak sudah pada tahap akhir di modul 3.3.  Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid...