Senin, 13 Juni 2022

Jurnal Refleksi Minggu ke-23 Modul 3.3. Pengelolaan Program Yang Berdampak Pada Murid



Pada minggu ke 23 ini CGP hampir menuntaskan semua modul dalam LMS. Jurnal refleksi di minggu ini penulis akan merefleksi menggunakan Model 5: Connection, challenge, concept, change (4C). Model ini dikembangkan oleh Ritchhart, Church dan Morrison (2011). Berikut adalah deskripsi jurnal refleksi minggu 23 menerapkan model 4C:

Connection

Sudah kita ketahui bersama bahwa guru penggerak memiliki beberapa peran diantaranya adalah menggerakkan komunitas belajar untuk rekan guru di sekolah dan di wilayahnya, menjadi pengajar praktik bagi rekan guru terkait pembelajaran di sekolah, mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah, dan menjadi pemimpin pembelajaran yang mendorong well-being ekosistem pendidikan di sekolah. Semua peran tersebut sangat relevan dengan modul 3.3 tentang pengelolaan program yang berdampak pada murid.



Guru penggerak yang berperan menggerakkan guru lain untuk membuat komunitas belajar yang saling berkolaborasi dalam menyusun sebuah program yang berdampak pada murid. Program yang berdampak pada murid menyediakan lingkungan yang menumbuhkan budaya di mana murid memiliki suara, pilihan, dan kepemilikan dalam apa yang mereka pikirkan, niat yang mereka tetapkan, bagaimana mereka melaksanakan niat mereka, dan bagaimana mereka merefleksikan tindakan mereka. Hal ini sejalan dengan pemikiran KHD bahwa pendidikan bertujuan untuk menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya. Program yang disusun dapat diterapkan dengan tahapan BAGJA dengan pendekatan Inkuiri Apresiatif (IA)

Challenge

Yang menantang bagi saya adalah melakukan perubahan dengan melaksanakan aksi nyata dengan membuat program yang mempertimbangkan aspek suara, pilihan, dan kepemilikan murid dalam menumbuh kembangkan kepemimpinan murid untuk menumbuhkan karekter Profil Pelajar Pancasila. Dalam melaksanakan program tersebut saya akan melibatkan komunitas dan memetakan kekuatan aset yang dimiliki agar dapat tercapai secara optimal.

 Concept

Dalam melaksanakan program yang berdampak pada murid diperlukan dukungan-dukungan agar dapat terlaksana. Sumber dukungan yang dibutuhkan adalah lingkungan yang menumbuhkan kembangkan kepemimpinan murid dan peran keterlibatan komunitas dalam menumbuh kembangkan kepemimpinan murid. Sebagaimana padi yang hanya akan tumbuh subur pada lingkungan yang sesuai, maka program/kegiatan sekolah yang berdampak pada murid dan menumbuhkembangkan kepemimpinan murid pun akan tumbuh dengan lebih subur jika sekolah dapat menyediakan lingkungan yang cocok. Komunitas adalah bentuk dari aset sosial yang dimiliki sekolah yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas program/kegiatan pembelajaran di sekolah, yang terdiri dari murid, guru, orang tua, orang dewasa lain yang ada di sekitar murid, dan masyarakat atau lingkungan sekitar, yang baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mempengaruhi proses belajar murid.

Change

Dengan tahapan BAGJA pada program yang berdampak pada murid dan melibatkan komunitas maka program akan dapat berjalan sesuai rencana.

Tahapan BAGJA

B-uat Pertanyaan Utama

Pertanyaan Utama ini digunakan sebagai penentu arah penelurusan terkait perubahan yang kita inginkan.

A-mbil Pelajaran

Langkah ini dapat dilakukan setelah pertanyaan utama disepakati. Bagian ini akan menuntun mengambil pelajaran dari pengalaman individu atau kelompok baik dalam unsur yang berbeda maupun sama.

Gali Mimpi

Langkah selanjutnya dalah gali mimpi bersama. Pada tahapan ini komunitas sekolah (Kepala Sekolah, Guru, Siswa) akan menggali mimpi sebagai keadaan ideal yang diinginkan dengan digambarkan secara rinci melalui sebuah narasi dan diperlukan pertanyaan-pertanyaan pemandu dalam penyusunan narasi,

Jabarkan Rencana

Tahapan ini akan mengidentifikasi tindakan yang diperlukan dan mengambil keputusan-keputusan. Ketika perencanaan awal kita perlu membuat pertanyaan-pertanyaan untuk membantu penyusunan rencana agar lebih konkret,

Atur Eksekusi

Tahapan ini membantu transformasi rencana menjadi nyata. Diperlukan pertanyaan2 yang dapat membantu memutuskan peran dan kesepakatan-kesepakatan pelaksanaan.

Demikian jurnal refleksi minggu ini yang dapat saya jabarkan, semoga bermanfaat dalam melaksanakan program yang berdampak pada murid. Terima kasih.

(Tri Budi Astuti, CGP Angkatan 4 Kabupaten Magetan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jurnal Refleksi Minggu ke 24 modul 3.3 Calon Guru Penggerak

Tanpa terasa, perjalanan pendidikan Calon Guru Penggerak sudah pada tahap akhir di modul 3.3.  Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid...